Skip to main content

Untuk yang Kedua Kali

Sudah lama, aku menyimpan perasaan ini, sendirian.

Walaupun sempat terganti untuk sekian waktu

Tersingkir dari benakku, enyah dari pikirku

Namun ia kembali lagi

Memunculkan perasaan yang sama

Untuk kedua kali...

Rasa deg-degan ketika berbicara dengannya

Senyum terkembang kala melihat dirinya

Belenggu rindu di tiap malamku,

Kembali mewarnai hari-hari

Untuk yang kedua kali....

Kamu bertanya, "Tidakkah diriku lelah menghadapi cinta ini? Dengan kesendirian, ketidakpastian?"

Mungkin, bibir ini bergerak dan berkata, "Iya, lelah, sangat. Secepatnya aku ingin membuang perasaan ini."

Tahukah kamu yang sebenarnya?

Hati ini tidak mengenal kata lelah.

Hati ini tidak mengenal putus asa,

Karena selalu ada cinta di sana.

Cinta yang tanpa sengaja ia tebarkan padaku

Dalam ketidaktahuannya, ia telah menyemai bibit cinta yang selama ini terkubur jauh di dasar sana...

Kembali memunculkan perasaanku terhadapnya.

Untuk yang kedua kali...

Sudah dua kali, hati ini melempar jangkarnya di sana

Sudah dua kali, hati ini merasakan hal yang sama

Sudah dua kali, cinta ini terpendam

Sudah dua kali, aku jatuh cinta padamu, lagi!

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Autobiografi masuk di Universitas Indonesia

Di tengah asyiknya membicarakan jurusan saat kuliah nanti, “Nad, mau masuk apa pas kuliah?” “InsyaAllah, Sastra Indonesia UI.” “Kok sastra Indonesia, sih?” * * * Pertanyaan itu kerap kali terngiang di telinga tatkala aku menyebutkan jurusan idamanku. Mengapa? Apa ada yang salah? Tak pantaskah aku mengecap ilmu di jurusan yang bertitel sastra Indonesia? Pertanyaan yang begitu merasuk hati, mengganggu. Dalam hati, aku hanya bisa berharap semoga orang tuaku merestui jurusan ini. Namun alangkah sayangnya, ternyata keinginanku ditolak mentah-mentah, apalagi oleh ibuku. Beliau tidak meridai keinginanku berkuliah di jurusan sastra. “Kalau tetap bersikeras kuliah di situ, saya tidak mau membiayai,” MasyaAllah! Apa yang ada di pikiran beliau saat itu? Bagaimana pula aku bisa membiayai kuliah sendiri? Ayah mencoba memberi saran, “Coba Nadia cari jurusan lain. Kamu sudah berbalik arah ke IPS, kan? Jurusan banyak, kok, bukan cuma sastra Indonesia. Apa kamu takut tidak lulus ...

2015 - Skoliosis

Skoliosis. Masih ingatkah dengan pelajaran Penjaskes di SD dulu? Kifosis, lordosis, dan skoliosis. Beberapa bulan ini, aku mengeluh sakit punggung. Tak bisa telentang dan menghirup napas panjang. Sakit. Rasanya, tulang rusuk tertarik oleh tulang belakang tiap bernapas. Rasanya dada ditekan kuat-kuat kalau telentang. Belum lagi pegal-pegal tiap bangun tidur. Kemudian, datanglah temanku berkata bahwa tulang kananku menonjol dibanding yang kiri. Tanteku juga mengatakan hal yang sama.  Jadilah, 15 Januari 2015 lalu aku ke dokter ortopedi. Dokter Tejo namanya. Dia berperawakan tinggi dan tegak. Dia lebih tinggi dari saya. Hahahha. Pas banget deh jadi dokter spesialis tulang. Dari sana, aku menuju ruang radiologi. Kunjungan pertamaku ke sana, yeayyyy! (Terus bangga). Bertukar pakaian dengan baju rumah sakit, berdiri di depan kamera khusus, dan voila! Jadilah foto hitam putih bergambar tulang rusuk serta tulang punggungku. Foto x-ray kah itu? Entahlah. Dua foto hitam itu me...

Review Salon Flaurent Jogja

Heyyyy, guys! Kali ini, saya mau review salon Flaurent Jogja yang baru saja saya kunjungi tadi. Dua tahun lalu, saya juga sempat ke sini bareng ibu, nah kali ini bareng tante. Bisa dibilang, ini salon perempuan pertama yang saya datangi dan memprakarsai hobi baru saya di Depok, yakni nyalon. Wakakaka. Tanteku memberi saran untuk mengambil paket mini yang terdiri dari body spa, hair spa, dan facial . Tiga perawatan ini bisa kalian ambil dengan merogoh kocek Rp125.000,00. Gila. Ini-murah-banget! Salon langgananku aja bisa kena biaya sekitar Rp300.000,00.

Irish!

Irlandia. Sebuah kota yang tak terlalu kuketahui keberadaannya sebelum aku berkenalan dengan Emily dan Patrick. Siapa mereka? Tenang, mari kuperkenalkan. Ti presento gli miei amici, Sg. Patrick e Sg.ra. Emily O'Malley! Mereka berdua tokoh dalam game favoritku, Emily's True Love, Emily's Wonder Wedding, dan Emily's Honeymoon Cruise. Both of them are really cute couple! Love them! ♡♡♡ Patrick berasal dari Irlandia. Saat Emily merencanakan pernikahan dengan Patrick, mereka berdua berangkat ke Irlandia. Kota itu sangat indah walaupun hanya terlukis dalam permainan belaka. Legenda yang hidup di kota itu, yakni Lady Mary's Well, juga menarik. Pakaian tradisional mereka yang berwarna hijau kotak-kotak hijau juga sangat cantik. Singkatnya aku penasaran dengan Irlandia. Tiba-tiba saja aku mendapat kabar bahwa Duolingo--aplikasi belajar bahasa--meluncurkan bahasa Irlandia! Selangkah lebih dekat dengan Irlandia, Nad! Selamat belajar, diriku. Hopefully, someday I will meet ...