Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kosmetik

Ulasan Just Miss Sexy Lace Lip Gloss

Widiiih, namanya menggoda sekali, ya? Sexy lace , hm, renda seksi? Salah konteks, nih, namanya. Hahahaha. Serial lip gloss Just Miss tersedia dalam banyak warna, yakni koral, merah muda, cokelat, merah, dan bening. Untuk warna bening, Just Miss menyediakan dua pilihan: Aqua dan Crystal. Perbedaannya, si Crystal mengandung glitter jadi hasil akhirnya tentu gemerlapan berasa lampu disko  atau bahasa gaulnya shimmery, sementara Aqua tidak. Aku memilih Aqua agar dapat diaplikasikan di atas lipstik yang kugunakan tanpa mengubah warna. Selain itu, aku belum pede dengan efek kilau gilang-gemilang. Takut terlalu heboh kalau siang hari. Nah, yuk kita bahas lip gloss andalan Just Miss ini! Just Miss Sexy Lace Lip Gloss Kemasannya dari plastik. Penutup lip gloss berwarna emas, sementara badan kemasan transparan dengan ornamen renda putih dan tulisan nama produk. Cukup menarik memang, tetapi sekilas kulihat tulisan Just Miss Sexy Lace mulai pudar. Jadi terlihat murahan....

Review Lipstik Pensil Just Miss J-39

Lipstik Just Miss ini sebenarnya sudah lama kulihat bertengger di stan pernak-pernik sekitaran Detos. Ia berjejer dengan lipstik Kissproof dan beberapa merk lain. Sayangnya, aku tidak mudah percaya dengan produk yang dijual di stan pinggiran. Penyebabnya adalah aku pernah melihat kosmetik NARS, NYX, Urban Decay, dan MAC yang notabene palsu dijual di situ. Ya jelas palsulah, masa NAKED Urban Decay dijual cuma puluhan ribu? Harga aslinya Rp700.000,00 mamen. Entah apa kandungan kimia yang digunakan dalam produk abal itu. Semenjak itu, aku melabeli semua kosmetik stan pernak-pernik sebagai produk abal, termasuk si Just Miss. Huhuhu, maafkan aku. :( Perkenalanku dengan si Just Miss bermula dari vlog Suhayla Salim . Beberapa waktu ini aku mengikuti kanal video si Suhay Salim. Aku suka gaya dia mengulas produk-produk kecantikan. Santai ala di pantai gitu, deh. Nah, dari video tersebut, aku baru tahu Just Miss merupakan produk asli Indonesia dan mengeluarkan berbagai jenis kosmetik, seper...

Padanan swatch: ulas, oles, pulas, atau poles?

Pagi tadi iseng memosting koleksi makeup yang rata-rata didominasi lipstik di Instagram. Ahaha, iya, aku penggemar makeup. Aku suka membaca dan menulis ulasan produk makeup . Nah, sejauh aku memantengi berbagai ulasan makeup, khususnya lipstik, di berbagai blog, ternyata banyak sekali istilah asing yang digunakan. Malam ini aku akan membahas satu saja kata asing, yakni swatch. Contoh kalimat: "Gue, sih, mesti dua sampai tiga kali swatches supaya warnanya keluar." "Ini swatches lengkap lipstik Purbasari di tanganku, ya!" Swatch. Aku galau menentukan kata yang pas. Sejauh ini, aku menemukan empat kata yang digunakan beberapa beauty blogger, untuk memadankan swatch, yakni ulas, pulas, oles, dan poles. Nah lho! Hehehe. Mau tak mau, aku kembali ke KBBI. ulas v mengusap v memberikan penjelasan dan komentar n sarung FIXED ulas dicoret! oles v melumur, melumas Hmm, mari kita cek komponen makna lumur! lumur v bergelimang dng (lumpur...

Lipstik Revlon Colorburst Matte Balm - Sultry

¡Hola! Sore ini mau mengulas (tsah, bukan me- review ) Revlon Colorburst Matte Balm 225 Sultry. Sebelumnya, welcome August! So, new month, new...lipstick? Haha nope, nggak selalu. Kadang satu, kadang dua (eh!) tetapi kadang juga nggak beli. Tergantung kondisi kantong dan emosi. (lah) Ya intinya, kebetulan saja aku melangkahkah kaki ke konter Revlon dan memboyong lipstik satu ini. Baca-baca dari berbagai resensi yang diulas oleh para beauty blogger Indonesia, katanya RCMB ini bagus. Ada sepuluh warna yang bisa dipilih dan aku memilih shade Sultry yang berwarna rosy brown. Ceritanya, aku bosan (nggak juga, sih) dengan warna bold macam merah cabe, merah terang, dan merah gelap. Dan lagi malas diprotes, "Kamu ngejreng banget," atau "Kamu pede, ya, pakai warna itu," atau "Kamu kelihatan jauh lebih tua dengan lipstik itu." Yah, namanya selera orang beda-beda. Toh, selagi kamu pede aja dengan lipstik pilihan, ya udah sih. Namun, sekarang pengin aja d...

What's your signature color?

Akhir-akhir ini, aku baru sadar koleksi lipstikku banyakan merah tua dan nude cokelat. Warna-warna yang kata orang tidak menarik. "Nad, mestinya lipstik itu pink, kenapa kamu cari warna cokelat? Malah nggak kelihatan lipstiknya," temanku berpendapat. I don't know, it seems that I can not pull off pink shades. Aku punya satu lipstik shocking pink yang membuat aku syok juga lihatnya. Hahaha, kulitku kelihatan makin kusam dengan lipstik itu. Ada juga lipstik pink kemerahanku yang manis banget, tetapi ya nggak pink asli, malah dominan warna merah. Warna nude pink juga ada dan memang manis kelihatannya. Cuma ya itu dia, jumlah lipstik merah mudaku kalah jauh dengan lipstik warna gelap lain. Penasaran, sih, dengan warna fuchsia, magenta, dan pink yang benar-benar pink. Nantilah, ya. :) Beberapa lipstik terakhirku malah warna ala-ala vampir, yakni deep red dan burgundy. Kocak, ya. Tampak kesan sultry look dan mature look yang dihasilkan pulasan lipstik tersebut. ...

Trik Makeup: Lipstik sebagai Pemerah Pipi

Gooood mornin'!  Yuhu, apa yang lebih membahagiakan dari pagi di akhir pekan? Saatnya bersantai dan menyenangkan diri. ♡ Hari ini aku iseng mencoba satu trik makeup dari beauty vlogger di Youtube, yakni menggunakan lipstik sebagai pewarna pipi. Hah? Lipstik, kan, buat bibir, Nad?! Kok dipakai di pipi? Apa nggak membuat breakout?  Yah, kalau kamu punya kulit yang sensitif dan acne prone sepertiku, lebih baik pakai blush on daripada lipstik. Lipstik punya zat kimia yang barangkali berbahaya jika digunakan di kulit wajah. Toh, ia tidak diciptakan untuk itu, omong-omong. Namun, hari ini aku mencobanya untuk senang-senang. Just for fun , wkwk. ^^ If this trick works for you, you'll have a whole new colour for your blush. Why don't you give it a try? One attempt won't hurt. :p Nah, aku tes pakai lipstik warna velvety brown 14 Wardah. Sepertinya lipstik warna pink dan merah juga bakal cocok untuk eksperimen ini, tetapi aku tidak menyarankan warna merah darah karen...

Lipstik [updated!]

Bahagia itu akhirnya menemukan lipstik yang pas dengan warna bibir. (Catatan: tulisan ini panjang banget, jadi sabar aja bacanya atau silakan lompat ke tulisan selanjutnya. Oya, tulisan ini bukan review jadi nggak ada foto swatch pengaplikasiannya) Beberapa waktu belakangan memang sering beli lipstik. Nggak tahu kenapa, suka aja lihat warna-warna. Lipstik pertamaku itu seri exclusive-nya Wardah, lupa warna yang mana. Karena ternyata lipstik itu bikin bibir kering, akhirnya kuanggurkan di lemari dan hilang sendiri. Ckck. Setelah itu, aku beralih ke lipgloss-nya Wardah. Aku beli dua saking sukanya, warna creamy brown dan soft pink. Favoritku sih creamy brown karena warnanya nggak terlalu mencolok. Next, beli yang cinnamon red. Nanti aja, kalau lipgloss-nya udah habis . Sudah kubeli dan sangat aku suka, hehe. Lama pakai lipgloss, iseng cari-cari lipstik lagi. Soalnya, efek glossy di wajah itu agak “berat” kalau dipakai saat ke kampus. Berasa abis makan gorengan yang bekasnya n...

BB Cream: First Try

Kemarin baru beli BB Cream untuk pertama kali. BB Cream ini fungsinya mirip dengan foundation, tetapi lebih ringan dan lebih kaya mineral. Wkwkwk. Sok tahu banget ya aku? Beberapa waktu lalu, aku lagi ketagihan makeup sendiri di rumah. Karena keranjingan makeup, tentunya sering pakai foundation, dan tentunya lagi penggunaan foundation yang terlalu berat itu menimbulkan jerawat. Jadilah, aku iseng-iseng baca di internet soal BB Cream dan voila! Aku memboyong BB Cream Ponds ukuran mini ke rumah. Kenapa mini? Soalnya murah, Rp11.000,00, dan aku hanya sekadar mencoba. BB Cream ini ada dua warna, yaitu beige dan light. Berhubung kulitku cenderung gelap, tentu saja aku memilih tone beige. Tips dari internet, sih, pilih satu tone lebih gelap untuk foundation/BB Cream dan satu tone lebih terang untuk bedak. Teksturnya emang beneran ringan bangeeeet! Tadi juga cuma aku pulas tipis-tipis di wajah, tetapi efeknya cukup terlihat. Warnanya cocok di kulitku, nggak terlihat tope...

Free-nite with Ninda

Happy, happy Riang gembira Hari ini aku bermalam Sabtuan dengan Ninda. Kami janjian di halte stasiun dan aku terlambat sejam (maafkan aku)! Tujuan pertama adalah Pancong Lava. Kami ke sana naik motornya Ninda. Tak dinyana, di tengah jalan kami kena tilang! Ini pengalaman pertamaku ditilang polisi, demikian pula dengan Ninda. Huhu malu bangeeeet. Ini gegara aku nggak pakai helm (soalnya Ninda nggak bawa helm cadangan, nasib!) Ya sudahlah. Aku dan Ninda cerita banyak hal: kesibukan saat ini, rencana masa depan, cerita soal negara impian, diskusi film, dan lain-lain. Seru banget! Kami makan malam di food court Margo lalu berbelanja di Giant. Aku doang sih yang belanja. Iseng mau coba Clean and Clear. Habisnya aku merasa terintimidasi oleh kaca-kaca toilet. Mukaku lagi jerawatan banget dan aku kesal. Wkwk. Entah gegara bedak baru, toner yang nggak cocok, sabun cuci muka yang nggak pas, atau gegara makeup . Aku pakai bedak Revlon, makeup Wardah, dan perawatan muka dari TBS seri tea ...

Review Bedak Tabur La Tulipe vs Revlon

Kamis, 16 Juli 2015, kuputuskan untuk mengganti bedak tabur La Tulipe-ku. Bukannya kenapa, aku curiga jerawatku yang makin menjadi ini disebabkan oleh ketidakcocokan wajahku dengan bedak tersebut. Kulit wajahku adalah kulit berminyak— lets say, very oily ! Gegara ini, aku gampang jerawatan dan sekilas wajahku terlihat kusam tanpa bedak. Oleh karena itu, bedak merupakan barang wajib yang harus ada di tas. Sejak SMP hingga SMA, aku selalu menggunakan bedak padat Pigeon rekomendasi ibuku. Semenjak kuliah aku iseng mencoba-coba bedak baru, salah satunya bedak tabur. Berdasarkan informasi yang kudapat dari berbagai beauty blogger , jenis bedak yang cocok untuk kulit berminyak adalah bedak tabur atau loose powder. Alasannya, tekstur bedak tabur tidak menghambat pori-pori seperti bedak padat. Nah, aku baru beralih ke bedak tabur setahunan lebih ini. Aku pernah mencoba produk Pigeon, Wardah, Viva, La Tulipe, dan sekarang Revlon. Postingan kali ini membahas dua merk bedak tabur, yakni ...